Cara Merawat Piyik Kacer Hingga Dewasa

Pojok-vet.com – Dalam merawat piyik sebenarnya tidak begitu sulit namun tidak juga gampang. Pasalnya, Anda harus menyesuaikan kondisi piyik yang lemah dan mudah mati. Maka dari itu, pola perawatannya pun harus hati-hati. Selain untuk menghindari kematian piyik tersebut, hal ini juga berguna untuk menghindarkan piyik tersebut dari cacat permanen dan sakit.

Ya, cacat permanen memang sangat dipengaruhi oleh perawatan saat bayi selain karena bawaan sejak lahir. Pasalnya, seekor bisa saja cacat karena salah perawatan atau karena kesalahan pemilik dalam memegang tersebut saat masih piyik.

Baca juga: Cara Beternak Kacer Dada Putih

Disamping, faktor lain yang menyebabkan seekor mati dan cacat saat masih piyik adalah karena perlakukan indukan dan piyik lainnya. Untuk itu, sebagai upaya pencegahan, Anda harus merawat ini dengan baik saat Ia masih piyik.

Cara Merawat Piyik

Cara jitu merawat piyik biasanya dilakukan sejak itu masih berusia 1 minggu. Nah perawatan tersebut bertujuan agar petumbuhan fisik, mental, dan skill berjalan dengan optimal dan cepat. Diluar itu, perawatan ini juga berguna untuk menghindarkan resiko kematian saat Ia masih piyik.

Adapun perawatan saat masih piyik sendiri adalah sebagai berikut:

Baca juga: Beberapa Penyebab Kacer Mati Mendadak

1. Saat masih berusia 1 minggu, piyik harus dipisahkan dari indukannya ke sangkar inkubator.

2. Ingat, pemindahan tersebut harus dilakukan dengan hati-hati, karena piyik yang berusia 1 minggu umumnya masih memiliki tulang-tulang yang rapuh.

3. Sedangkan untuk mempercepat masa pertumbuhan , Anda harus memasangkan bohlam pada sangkar tersebut. Untuk hasil yang lebih maksimal, sebaiknya gunakan lampu pijar yang cukup sangat. Sedangkan untuk dayanya sendiri, Anda bisa sesuaikan dengan kebutuhan. Tapi ingat, gunakan bohlam yang tidak terlalu panas untuk menghindari resiko buruk yang ditimbulkan dari hal bohlam tersebut.

4. Cara merawat berikutnya adalah dengan memperhatikan asupan pakan piyik. Saat berusia 1-2 minggu, Anda harus melolohkan pakan cair ke mulut .

Sedangkan untuk komposisi dari pakan itu sendiri adalah sebagai berikut:

a. Voer yang sudah dicampur air.
b. Kroto.
c. Ulat.

Apabila sudah berusia 3-4 minggu dan sudah makan sendiri, Anda tidak perlu lagi memberikan pakan cair pada piyik tersebut. Sebagai penggantinya, Anda bisa memberikan pakan kering pada piyik tersebut. Adapun untuk komposisi pakannya sendiri sama, yaitu voer, kroto, dan ulat. Namun saat usianya sudah 4 minggu, Anda bisa memberikan 2 ekor jangkrik pada setiap pagi dan sore hari.

Baca juga: Tips Merawat Kacer Agar Rajin Bunyi dan Tidak Kembung

Nah, itu tadi adalah cara-cara merawat piyik . Anda bisa merapkan perawatan-perawatan tersebut untuk perawatan kesayangan Anda. Tapi ingat, untuk pemberian EF sendiri harus Anda perhatikan. Selain itu, hindari pula pemberian EF yang berlebihan dan over, karena hal tersebut akan berdampak untuk kesehatan itu sendiri.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.