Lebih Dalam Mengenai Jamur Ringworm Pada Kucing

Pojok-vet.com – Jamur Ringworm pada kucing disebabkan oleh jamur ringworm yang tumbuh pada permukaan kulit, bulu dan kuku kucing. Ringworm disebabkan oleh jamur, jamur penyebab infeksi kulit ringworm ada sekitar 30-40 spesies. Spesies jamur  (M canis) adalah salah satu penyebab penyakit ringworm pada kucing dan anjing. Selain menyerang kucing spesies jamur ringworm ini  juga dapat menyebabkan infeksi kulit pada manusia, jadi ada baiknya pemilik kucing berhati hati agar tidak terlular penyakit ini.

Baca juga: Penyebab dan Cara Mengobati Ear Mite Tungau Telinga

Selain M.canis, spesies lain yang dapat menyebabkan jamur ringworm pada kucing adalah Trichophyton mentagrophytes and M persicolor, biasanya hewan pengerat liar yang menularkan penyakit ini pada kucing. Jamur ringworm tidak pandang bulu mereka dapat menyerang anak kucing atau kucing kitten atau pun kucing dewasa namun yang rentan terhadap infeksi jamur ringworm ini adalah kucing kitten dan kucing yang sudah tua karena kucing muda kekebalan tubuhnya belum bisa melawan infeksi jamur ringworm.

Bagaimanakah Kucing bisa tertular Jamur Ringworm?

Ringworm pada kucing merupakan penyakit kulit yang sangat menular. Kucing yang terkena penyakit ini biasanya tertular dari spora jamur yang di produksi M canis selama menginfeksi kucing lainnya, penyebarannya melalui bulu bulu kucing yang terdapat spora jamur M canis. Kucing bisa tertular ringworm melalui kontak langsung dengan hewan atau kucing yang terinfeksi atau tertular dari lingkungan yang sudah terkontaminasi spora jamur M canis. Pada lingkungan yang terkontaminasi jamur ringworm, biasanya spora jamur tersebar dimana-mana seperti di lantai ruangan, bulu rontok yang menempel pada sofa, tempat tidur kucing, kandang, dan peralatan makan dan minum kucing, jagalah kebersihan lingkungan sekitar.

Jamur Ringworm biasanya lebih sering menyerang kucing yang berbulu panjang dan usianya dibawah setahun. Kenapa kucing yang berbulu panjang sering terkena jamur ringworm? jawabannya karena jamur ringworm tidak menyukai kucing shorthair atau yang berbulu pendek, jamur ringworm lebih menyukai permukaan kulit yang terlindung dari sinar matahari.

 Pada Kucing

Tanda Tanda Kucing Terinfeksi

  1. Bulu rontok dan patah-patah dan disertai sisa-sisa kulit kering atau kulit mati  yang menyerupai ketombe.
  2. Kulit yang mati atau kering mengelupas menyerupai sisik.
  3. Bagian tubuh kucing yang terkena ringworm biasanya bulunya rontok dan membentuk lingkaran.
  4. Kulit kucing yang terkena ringworm berwarna kemerahan.
  5. Ada sebagian kucing yang terserang ringworm hanya mengalami bulu rontok dan patah pada bagian wajah dan telinga.
  6. kucing yang terinfeksi jamur ringworm akan mengalami rontok parah sekitar 5 minggu dari pertama kali tertular.

Kucing  yang terinfeksi ringworm dapat menjadi carrier atau pembawa penyakit dan menularkan jamur ini pada hewan atau kucing lain. Kucing yang sehat atau kucing yang mempunyai kekebalan tubuh yang baik biasanya tidak menunjukan gejala tertular, tetapi bisa menjadi carrier jamur ringworm.

Baca juga: Tips Cara Burung Cendet Juara Lomba

Cara mengobati kucing yang terkena jamur Ringworm

Pada kucing sehat jamur ringworm dapat sembuh sendiri dalam beberapa minggu, walaupun infeksi jamur ini dapat sembuh sendiri, tetap harus dilakukan pengobatan untuk mempercepat penyembuhan dan mengurangi resiko penularan. Jamur ringworm pada kucing dapat sembuh sendiri dalam waktu 4-6 bulan tetapi kucing yang kekebalan tubuhnya kurang akan membutuhkan waktu yang lama untuk sembuh total.

Mengobati kucing yang terkena ringworm memang tidak semudah yang dikira, karena jamur ringworm cukup bandel sehingga pengobatan harus dilakukan secara rutin untuk penyembuhan secara total, pada kucing yang terkena penyakit parasit lainnya yang di sebabkan kutu dan tungau maka pengobatan harus dilakukan bertahap dan menyeluruh, pertama basmi kutu dan tungau pada kucing terlebih dahulu supaya pengobatan jamur ringworm dapat maksimal. Penyembuhan kucing yang terkena jamur ring worm bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu pengobatan secara oral dan pengobatan langsung pada kulit yang terkena jamur ringworm. Pengobatan oral yaitu dengan meminumkan obat jamur untuk membunuh jamur ringworm dari dalam tubuh kucing.

Jenis jenis obat jamur ringworm yang aman untuk kucing

  1. Griseofulvin  adalah obat anti jamur ringworm untuk manusia dan hewan, walaupun aman tetap perhatikan dosis yang akan di berikan untuk kucing, sebaiknya konsultasikan dengan dokter hewan. Obat jamur Griseofulvin jangan diberikan pada kucing hamil karena akan beresiko cacat pada fetus kucing. Efek samping Griseofulvin: demam, gangguan pencernaan, nafsu makan berkurang atau hilang, penurunan aktivitas sumsum tulang, cacat pada fetus kucing.
  2. Itraconazole Itraconazole adalah obat jamur khusus untuk mengobati infeksi jamur ringworm, obat ini khusus untuk manusia, namun dapat digunakan untuk kucing dengan dosis yang tepat dan harus dengan resep dokter. Efek samping: jangan diberikan pada kucing hamil karena bisa menyebabkan cacat pada fetus kucing, gangguan enzim hati, bisa menyebabkan hilang nafsu makan, Jika nafsu makan hilang dosis obat diberikan bertahap,  bisa menyebabkan muntah, tingkatkan dosis obat bila tidak ada reaksi muntah lagi.
  3. Fluconazole Fluconazole obat jamur ringworm khusus kucing dan anjing, dapat diberikan setiap hari atau selang satu hari selama beberapa minggu. Efek samping : cacat pada fetus kucing, gangguan hati.
  4. Ketoconazole Ketoconazole sering digunakan para breeder atau peternak kucing untuk mengobati jamur ringworm karena memang obat jamur khusus kucing dan anjing, dan sangat efektif mengobati infeksi jamur ringworm. Dapat diberikan bersamaan dengan makanan yang berlemak  supaya penyerapan obat lebih baik. Efek samping cacat pada fetus kucing, mual, muntah, hilang nafsu makan.

Baca juga: Mengatasi Tungau Pada Kucing, Begini Penjelasannya

Sebelum menggunakan obat oral dalam mengobati ringworm sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter hewan mengenai dosisnya. Walaupun aman di konsumsi kucing tetapi tetap mempunyai efek samping apabila di gunakan dalam jangka waktu yang lama. Obat jamur oral dapat menyebabkan terganggunya fungsi pencernaan pada usus, efek samping penggunaan obat jamur ringworm yang mungkin terjadi adalah diare, kotoran atau feces lembek untuk beberapa lama dan akan normal kembali setelah keseimbangan pencernaan usus kembali normal.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.