Cara Menyapih Anakan Kacer Ala Juara

Cara Menyapih Anakan Kacer Ala Juara

Cara menyapih anakan ala jawara terkadang sering sekali dicari dan digunakan oleh para pemilik di Indonesia. Menurut mereka, cara seperti ini akan membuat anakan yang mereka miliki mempunyai mental juara. Tidak hanya itu, mereka pun berharap agar kelak dewasa nanti - ini memiliki skill dan kualitas suara yang baik.

Walaupun sejatinya seekor indukan akan merawat dan menyapih anaknya sendiri, namun hal tersebut dinilai tidak memberikan dampak positif untuk perkembangan skill dan kemampuan dari anakan tersebut.

Baca juga: Cara Menjodohkan Kacer Untuk Beternak Bagi Pemula

Terlebih lagi jika anakan-anakan akan Anda jadikan sebagai calon-calon akcer petarung. Untuk itu, agar mereka memiliki skill dan kemampuan yang baik, Anda pun harus menyapih mereka saat berumur 10 hari.

Adapun cara-cara menyapih anakan sendiri adalah sebagai berikut:

1. Saat anakan sudah mencapai usia 10 hari, Anda harus angkat dan pisahkan anakan tersebut dari indukannya.
2. Tempatkan anakan tersebut pada inkubator pembesaran. Hal ini berguna untuk mempercepat dan mengoptimalkan proses pembesaran.
3. Tempatkan anakan pada inkubator yang memiliki bohlam dengan daya 5 watt. Ingat, pastikan lampu tersebut selalu menyala saat anakan berada di dalam inkubator.
4. Saat Anda melolohkan makanan pada anakan , sebaiknya gunakan makanan berupa adonan yang berisi makanan yang dibutuhkan .

Adapun campuran makanan dari adonan itu sendiri adalah sebagai berikut:

a. Voer yang telah dicampur air.
b. Cacing.
c. Kroto.

Baca juga: Cara Menjinakan Kacer yang Giras

5. Berikan adonan tersebut setiap hari sampai sekiranya anakan tersebut dapat makan sendiri.
6. Jika anakan sudah bisa makan sendiri, maka Anda tidak perlu lagi membuat adonan makanan untuk diberikan ke anakan .

Pasalnya, Anda hanya perlu memberikan makanan kering saja seperti:

a. Voer kering.
b. Kroto.
c. Cacing tanah.

Cara melolohkan anakan pun sudah bisa Anda hentikan saat sudah bisa makan sendiri. Jadi, Anda pun bisa memberikan pakan pada anakan ini dengan hanya menyiapkannya pada cepuk saja.

7. Saat seekor sudah berumur 1,5 bulan, Anda bisa pindahkan anakan-anakan ini pada sangkar-sangkar khusus. Jadi, tiap anakan harus ditempatkan pada satu sangkar khusus. Nah saat masa ini berlangsung, Anda pun bisa memberikan asupan EF berupa jangkrik pada anakan . Tapi ingat, berikan jangkrik dalam jumlah yang wajar saja dan jangan terlalu berlebihan.\

Baca juga: Cara Mengetahui Telur Kacer Isi dan Produktif

Itu tadi adalah cara-cara menyapih anakan ala jawara. Bagaimana, apa Anda tertarik untuk mencobanya? Tapi ingat, diluar cara-cara di atas, Anda juga harus memperhatikan perawatan anakan saat belum disapih, yaitu saat masih dirawat oleh induknya. Pada masa itu Anda harus benar-benar memberikan asupan dan jumlah makanan yang cukup untuk indukan.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.