Cara Membuat Kandang / Sangkar Kenari + Contoh Gambar dan Ukuran

Cara Membuat Kandang Sangkar Kenari + Contoh Gambar dan Ukuran

Pojok-vet.com – Sebenarnya sebelum memulai beternak , terlebih dahulu harus mempersiapkan kandangnya. Aneh bila belum ada kandang, tapi sudah ada yang dibeli, bila kandang belum ada tapi sudah ada banyak yang ditempatkan dalam satu kandang kecil tentu hal ini akan menyiksa tersebut. Sebagai artikel lanjutan dari postingan sebelumnya tentang cara ternak bagi pemula, maka tips tentang pembuatan kandang atau sangkar akan kami bahas pada kesempatan kali ini.

Dalam usaha beternak , tentu harus memperhatikan juga kandangnya, apakah benar-benar sesuai apa belum? Sebaiknya dalam membuat kandang harus disesuaikan dengan postur tubuh yang kecil serta harus tahu bahan yang tepat untuk pembuatan dan itu harus menyesuaikan kotoran yang bersifat lembek agak keras atau bersifat melekat. Dengan memperhatikan ini maka tentu akan memberikan kenyamanan tersendiri bagi dan kotorannya pun akan mudah dibersihkan.

Baca juga: Cara Membedakan Kenari Jantan dan Kenari Betina Dewasa

Pada umumnya, bentuk dari sangkar untuk ternak dibuat dengan model yang bersunun, maksudnya terbagi antara kandang bagian atas dan kandang bagian bawah, dan tentu bagian itu menempel antara bagian satu dengan bagian yang lain, Model sangkar seperti ini pada umumnya juga digunakan pada usaha ternak parkit, lovebird, maupun finch. Meskipun banyak juga peternak yang menggunakan sangkar yang biasa, atau tidak bersusun seperti ini.

Kandang pada memiliki peranan yang penting dalam kesusksesan usaha ternak , kaena tentu kandang yang bagus akan memberikan kenyamanan tersendiri pada yang anda miliki. Kandang bukanlah kandang yang sempit, namun lebih pada disesuaikannya besar tubuhnya. Pada umumnya kandang adalah berukuran 45x45x50 cm serta dilengkapi tangkringan berdiameter 1 cm. Oleh karena itu ukuran kandang juga berpengaruh terhadap kondisi . Apabila kandangnya terlalu sempit akan mengakibatkan kesulitan ruang untuk bergerak, sehingga hal ini akan menyebabkan psikologi yang buruk yaitu frustasi bahkan stres, kemudian tidak begitu lincah dan mudah sakit-sakitan. Sedangkan bila kandang begitu besar, maka memang akan senang dan bebas, sehingga terlihat sangat lincah. Namun untuk ternak , kandang tidak harus terlalu besar, karena agar sang juga fokus pada proses perjodohan, hingga pengeraman telurnya.

Baca juga: Cara Memaster ( Mastering ) Kenari Juara

Ukuran kandang standar juga bisa anda modifikasi sendiri dengan feeling anda, tentunya disesuaikan dengan karakteristik pada anda. Apabila kandang kenari sudah benar-benar tepat tentu akan mudah dalam proses ternak atau pembudidayaanya, sehingga untuk menghasilkan kenari yang bagus dan berkualitas tentu bukanlah hal yang tidak mungkin. Jika berniat untuk benar-benar menjadi peternak kenari yang sukses, tentu dimulai dari pembuatan kandangnya yang sesuai.

Tips Membuat Kandang / Sangkar Kenari

Yang perlu anda ketahui bahwa kandang kenari merupakan salah satu poin penting dalam beternak kenari, tapi sebenarnya tidak hanya itu, anda juga harus mengetahui cara perawatannya, pemberian pakan, pembersihan kandang, penjemuran, pemberian nutrisi atau multivitamin, bahkan anda juga harus tahu harga pasaran kenari sebagai bahan referensi dalam membeli mapun menjual kenari dari hasil ternak anda. Pengetahuan tentang berbagai macam jenis kenari juga perlu, sebagai dasar dalam memilih jenis kenari yang tepat sebagai pilihan untuk usaha ternak. Anda harus tahu jenis jenis-jenis kenari, mulai dari kenari Yorkshire, kenari Norwich, Kenari Border, hingga kenari Belgia.

Adapun kandang kenari yang ideal berdasarkan kondisi ada 2 jenis, antara lain sebagai berikut:

1. Kandang Tertutup

Sangkar Kenari Tertutup -
Sumber: kabarterbaru.co

Pada kandang tertutup ini berfungsi sebagai kandang yang dapat melindungi kenari dari kondisi lingkungan, mulai dari cuaca, angin, dinginnya waktu malam hari, dan lain-lain. Kandang seperti ini juga sangat tepat buat indukan kenari yang sedang dalam proses bertelur, maupun mengerami telurnya agar kondisi dalam kandang tetap hangat dan nyaman. Dengan kandang seperti ini, kestabilan suhu akan tetap terjaga, sehingga burung yang sedang mengerami akan merasa nyaman dan terlindungi.

Baca juga: Tips Memilih Burung Kenari yang Bagus untuk Kontes / Lomba

2. Kandang Terbuka (Kandang Soliter)

Kandang Terbuka (Kandang Soliter)
Sumber: faktualnews.co

Kandang terbuka adalah kandang yang tanpa adanya penutup, karena kandang terbuka memiliki fungsi yang cukup banyak, yaitu dapat melatih mental bila kandang seperti ini diletakkan di lungkungan yang kondisinya ramai atau banyak orang yang lewat. Kandang ini juga mudah untuk dilakukannya pemandian dan penjemuran pada , cukup ditaruh di luar maka akan mendapatkan sinar matahari. Kandang terbuka seperti ini pada umumnya sudah banyak dijual di pasaran , dan kandang soliter merupakan kandang standar burung.

Agar mampu hidup dengan sehat dan sesuai maka tentu juga harus memperhatikan kesesuaian kandangnya. Dalam pembuatan kandang kenari selain berpacu pada ukuran 50x50x50com, juga anda juga harus memiliki kreatifitas sebagai upaya untuk menyesuaikan dan memperkirakan bentuk kandang sebagaimana mestinya ataupun yang menurut anda lebih baik, maka lakukanlah. Sebelum membuat kandang tentu harus menyediakan berbagai alat dan bahannya, antara lain sebagai berikut:

1. Alat:

– Sediakan penggaris
– Gergaji sebagai alat pemotong
– Parang (opsional)
– Amplas untuk menghaluskan kayu
– Pahatan kayu
– Meteran
– Tang
– Palu
– Kawat

2. Bahan:

– Bahan bisa dengan menggunakan kayu bambu maupun kayu rotan sebagai jeruji, tentu harus sudah sesuai
– Gunakan triplek dengan tebal 1 hingga 2 cm
– Siapkan paku besar maupun kecil
– Siapkan juga lem kayu
– Untuk keindahan pada tampilan kandang, maka sediakan juga cat kayu
– Siapkan plamir sebagai penghalus kayu

Adapun cara membuat kandang kenari adalah sebagai berikut:

Triplek yang tersedia harus dipotong menjadi 3 bagian, yaitu bagian atap, bagian bawah, dan bagian belakang. Potonglah masing-masing triplek sesuai ukuran 90×45 cm.

Baca juga: Tips Rahasia Agar Kenari Cepat Gacor

Sebagai pendamping pada bagian sisi kanan, kiri, dan tengah, maka triplek juga harus dipotong menjadi 3 bagian yang ukuran potongannya harus sama, yakni sesuai ukuran 45×45 cm.

Triplek-triplek yang telah anda potong tersebut pasang dan sambungkan dengan lem maupun paku hingga membentuk sebuah kotak yang berukuran 90×45 cm, setelah itu psekat bagian tengah kotak tersebut hingga menjadi 2 bagian yang berukuran 45×45 cm.

Pasangkan jeruji kayu maupun rotan yang tersedia pada bagian depan kandang, dan jangan lupa untuk memberikan sedikit lubang sebagai pintu.dikit

Langkah terakhir adalah lakukan plamir dan pemberian warna cat pada kandang yang telah dibuat, kemudian lakukan penjemuran.

Demikian sedikit tips dan cara membuat kandang kenari yang dapat kami share kepada sobat kenari mania Indonesia, semoga apa yang kami jelaskan di atas dapat memberikan manfaat, guna memulai usaha ternak atau budidaya yang saat ini telah menjadi burung primadona yang tentunya sangat populer di pasaran lokal maupun internasional.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.